fbpx

Paket Solusi Estubizi Telah Membantu Banyak Startup dan Pebisnis Pemula

Virtual Office Jakarta Selatan

Misi Estubizi sejak awal didirikan 2009 adalah “Membantu bisnis startup, entrepreneur dan UKM Indonesia agar lebih berhasil.” Pengertian ‘lebih berhasil’ bisa berarti makin sukses, lebih besar, lebih cepat berkembang atau berdampak sosial bagi orang banyak.

Salah satu kegalauan terbesar bagi orang yang ingin memulai usaha adalah: “Bagaimana caranya agar saya bisa memulai usaha?”.

Kami memahami betul pertanyaan itu, karena sudah dilontarkan oleh ribuan orang yang datang ke ESTUBIZI Business Center & Coworking Space. Itulah pertanyaan terbanyak dari calon pelanggan Estubizi. Tentu sebagian dari Anda pernah menanyakan hal tersebut kepada orang lain atau hanya disimpan dan bertanya dalam hati.

Itulah sebabnya mengapa sejak 2010, kami meluncurkan Paket Solusi Estubizi: untuk urun rembug membantu banyak calon startup, entrepreneur dan UKM Indonesia untuk mendapatkan solusi agar mereka bisa segera memulai usaha.

Tahapan Pembuatan Dokumen Legal yang Harus Dilalui oleh Startup dan Entrepreneur
Mari kita urai kebutuhan dasar calon startup dan pebisnis pemula ketika ia mulai masuk ke tahap formalisasi usahanya. Pada umumnya terdiri dari tahapan berikut ini.

  1. Membentuk organisasi usaha, yang umumnya kepengurusan usaha terdiri dari Komisaris dan Direksi.
  2. Menentukan tujuan usaha, apakah untuk tujuan bisnis komersial, usaha sosial, atau berupa yayasan atau perkumpulan.
  3. Setelah itu perlu menentukan jenis usaha, yang pilihannya bisa diambil dari ketentuan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). KBLI merupakan salah satu klasifikasi baku yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk aktivitas ekonomi. Klasifikasi ini juga digunakan untuk penentuan kualifikasi jenis kegiatan usaha dalam Surat Permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan penentuan kualifikasi perizinan investasi.
  4. Membuat dokumen legal perusahaan yang terdiri dari Akta Pendirian Usaha, SK Kehakiman, SIUP dan TDP. Dalam hal ini dibantu oleh Kantor Notaris.
  5. Membuat Surat Keterangan Domisili Usaha/Perusahaan (SKDU/SKDP) di Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang berkantor di masing-masing kelurahan.
  6. Untuk dapat mengajukan SKDU/SKDP, bila usaha tersebut berada di suatu business center, maka diperlukan Surat Perjanjian Sewa dan dokumen legal yang penting seperti Akta Pendirian Perusahaan, Surat Keterangan Susunan Pengurus Perusahaan, KTP dan Kartu Keluarga (KK) Pengurus Perusahaan, dan beberapa dokumen lainnya.
  7. Sebelum mengajukan SKDU/SKDP, calon pelanggan Paket Solusi Estubizi harus mengisi Formulir Aplikasi dan menyerahkan bukti transfer pembayaran sewa pemakaian alamat atau ruang di Estubizi.
  8. Dari aspek perpajakan, suatu institusi bisnis harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Perusahaan Kena Pajak (PKP) bagi perusahaan yang akan mengenakan PPN bagi pelanggan atau konsumennya.
  9. Setelah lengkap semuanya, calon startup dan entrepreneur pemula ini dapat membuka rekening di bank.
  10. Startup dan entrepreneur pemula dapat memulai usahanya lebih leluasa karena sudah mengantongi dokumen legal dan surat perijinan membuka usaha.

Paket Solusi Estubizi adalah Pilihan Tepat bagi Banyak Calon Startup dan Entrepreneur
Menjawab kebutuhan banyak orang yang bertanya-tanya tentang cara memulai usaha dan datang ke Estubizi – sebagai perusahaan penyedia layanan virtual office – maka kami merespon dengan menyediakan Paket Solusi Estubizi.

VOTE Virtual Office adalah cara paling praktis untuk memulai usaha. Keputusan tersebut serta merta disambut gembira oleh banyak calon startup dan entrepreneur di wilayah Jabodetabek.

Inilah cara cepat untuk segera punya usaha dan Virtual Office, sudah termasuk Akta Pendirian Usaha, SKDP (Surat Keterangan Domisili Perusahaan), SIUP dan TDP.

Sudah banyak orang yang terbantu oleh Paket Solusi Estubizi. Bagaimana dengan Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.