fbpx

Ketika Kami Memulai Bisnis ESTUBIZI Business Center

Estubizi Virtual Office Jakarta Selatan

Kami memulai ESTUBIZI Business Center pada tahun 2009 di Gedung Setiabudi 2, Jl. HR Rasuna Said Kav. 62, Kuningan – Jakarta.

Nama ESTUBIZI berasal dari tiga penggalan suku kata ES-TU-BIZI. ES diambil dari huruf S nama perusahaan Simaeru Indonesia Raya, TU berasal dari kata ‘too‘ yang berarti ‘sangat’. Sedangkan BIZI berarti ‘busy‘, sibuk. Jadi ESTUBIZI adalah sebuah doa kami bahwa usaha PT Simaeru Indonesia Raya kelak akan menjadi usaha yang sangat sibuk.

Kata ‘Simaeru’ berasal dari Bahasa Mentawai di Sumatera Barat yang berarti: baik, bagus, indah. Good and beautiful. Harapannya agar usaha kami, PT Simaeru Indinesia Raya, dapat berperan serta mewujudkan Indonesia yang baik, bagus dan indah. Visi Simaeru: “Menjadi perusahaan yang berhasil, menguntungkan, dan bermanfaat bagi orang banyak.”

Meneruskan Jejak Langkah
Sejalan dengan perkembangan jaman akan kebutuhan flexible work place, sesudah tujuh tahun menjalankan bisnis ESTUBIZI Business Center, pada tanggal 2 April 2016 kami membuka ESTUBIZI Coworking Space di Jl. Wolter Monginsidi 71, Kebayoran Baru. Kedua tempat tersebut berada di area Jakarta Selatan.

Berada di bisnis penyedia ruang kerja, membuat kami terus belajar tentang dinamika pertumbuhan dan perkembangan startup, entrepreneur dan UKM Indonesia.

Sebenarnya bukan hanya startup, entrepreneur dan UKM saja yang memerlukan flexible work place, melainkan juga korporasi.

Perubahan Drastis Model Bisnis Gedung Perkantoran
Tren dunia manajemen gedung perkantoran komersial sudah mengarah kepada pilihan yang lebih fleksibel bagi penyewa. Tidak lagi harus sewa ruang kantor minimal sewa satu tahun. Atau penyewa harus renovasi di saat mulai sewa dan bongkar ketika menyelesaikan masa sewa. Bisnis perkantoran saat ini adalah mengikuti model Plug and Play, In and Out, karena lebih hemat baik bagi pemilik gedung maupun penyewa.

Sudah saatnya pemilik gedung menerapkan model bisnis yang baru ini. Karena sudah banyak contoh, bisnis yang disruptif semacam Gojek yang menggoyang bisnis transpotasi taxi, atau AirBnB yang mengancam bisnis perhotelan yang konvensional. Kini giliran bisnis perkantoran komersial bebenah diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.