fbpx

ESTUBIZI Memulai Bisnis Coworking Space di Tempat Ini

Estubizi Wolter Monginsidi

Melihat gedung ini pertama kali pada awal Januari 2016, sudah membuat kami jatuh hati. Bangunan bercorak batu bata merah dan jendela besar berkaca kotak-kotak ini memang sangat cocok untuk coworking space.

Setelah mendapat persetujuan pemilik gedung dan dukungan beberapa sahabat, kami memulai ESTUBIZI Coworking Space pada tanggal 2 April 2016.

Adalah pertemuan operator coworking space se-Indonesia – Temu Coworking pertama di Bandung, Mei 2017 – yang menjadi ajang tempat kami belajar sangat banyak tentang bisnis coworking space. Kami belajar banyak dari teman-teman Perkumpulan Coworking Indonesia (CID), asosiasi-nya operator coworking se-Indonesia.

Belajar dan Terus Belajar
Meskipun sebentar lagi kami akan memasuki tahun ketiga, kami terus belajar tentang dinamika bisnis coworking space dari teman-teman CID. Terutama dari:

  • Faye & Dennis Alund dari Kumpul Coworking dan Ke{m}bali di Bali;
  • Felencia Hutabarat dari Ke:kini di Jakarta;
  • Tommy Ferdiansyah & Didi Diarsa dari Code Margonda di Depok;
  • Okky, Kemal & Iqie dari CoandCo di Bandung;
  • Christopher Angkasa dari Clapham di Medan;
  • Gatot dari Impala Space di Semarang.
  • Juga kami belajar dari coworking space yang tumbuh di Indonesia maupun yang berasal dari mancanegara.
  • Tidak kurang dari 100 video tentang coworking space kami pelajari melalui kanal Youtube.

Dan tentu kami juga terus belajar dari Yansen Kamto Founder & CEO Kibar, sahabat yang menginspirasi untuk mendirikan coworking space pada tahun 2012, saat belum ada satu pun coworking space di Jakarta.

Semuanya berawal dari Mimpi yang Kuat, Doa yang Tak Pernah Berhenti, serta Terus Belajar dari Para Sahabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.