fbpx

BeraniBerbisnis: UKM = Usaha Kecil Milyaran

Entrepreneur Startup

Mungkin Indonesia adalah satu-satunya negara yang memberi titel ‘Wirausaha’ kepada para pengusaha, pebisnis atau entrepreneur, yang berarti ‘Berani Berbisnis’.

Entah darimana asalnya kata Wirausaha dan siapa pencetus pertama kali dan mengapa perlu disebut wira-usaha. Namun yang pasti, kata wirausaha ini memang mempunyai makna yang dalam dan sangat tepat.

Dalam suatu diskusi CSIS (Center for Strategic & International Studies) belum lama ini di Jakarta, para cendekiawan, pakar ekonomi dan ahli strategi bisnis mengemukakan bahwa saat ini, kekuatan ekonomi dunia berada di Asia Pasifik. Indonesia adalah salah satu negara yang sangat berperan di kawasan ini.

Pusat ekonomi dunia sekarang di Asia-Pasifik, jadi apa yang kita lakukan akan berdampak pada bagian dunia lainnya. Oleh karena itu, perlu kerja sama mengambil tindakan kolektif dan kerja sama untuk menghadapi tantangan ini, yang bukan bisnis seperti biasa,” kata Ketua Komite Nasional Indonesia untuk PECC, Mari Pangestu dalam keterangannya, Senin (7/5/2018).

Lebih hebatnya lagi, kekuatan ekonomi tersebut berasal dari UKM Usaha Kecil dan Menengah. Negara Amerika Serikat menyebutnya Small Medium Enterprise (SME) atau Small Medium Business (SMB). Padahal istilah Enterprise selalu ditujukan pada perusahaan atau korporasi yang besar. Small berarti ‘belum’ besar, sebuah pernyataan yang positif.

Kecil Belum Tentu Berarti Tidak Berdaya
Ketika saya masih bekerja pada Andersen Consulting – perusahaan konsultan manajemen terkemuka asal Amerika Serikat – sekarang dikenal sebagai Accenture, pada tahun 2000 saya mendapat kesempatan untuk terlibat dalam inisiatif Enterprise 50. Bersama majalah bisnis SWA, kami berkolaborasi memilih 50 perusahaan UKM terbaik di Indonesia yang beromzet di bawah 40 milyar rupiah setahun.

Tidak hanya dari Jakarta, beberapa perusahaan yang terpilih justru berasal dari daerah di luar Jawa. Setelah melewati proses penjurian yang ketat, akhirnya terpilih 50 perusahaan UKM terbaik di Indonesia. Para pemenangnya di ekspose dalam liputan dan edisi khusus majalah SWA serta dirayakan di sebuah hotel terkemuka di Jakarta.

Sebagian besar perusahaan tersebut masih bertahan bahkan tumbuh pesat hingga saat ini. Hal yang menarik disimak mengenai UKM Indonesia di waktu itu – saat ekonomi negeri kita sedang terpuruk pasca reformasi – terbukti bahwa pertumbuhan bisnis para UKM ini justru mencapai lebih dari 600%. Hebat, bukan? Saat krisis moneter itu terjadi, banyak perusahaan besar bertumbangan dan menjadi ‘binaan’ BPPN.

UKM = Usaha Kecil Milyaran
Di era digital ini, jika Anda menyambangi para pebisnis retail di Tokopedia, Bukalapak, atau Lazada, jangan heran jika kini UKM sudah banyak yang punya perputaran bisnis milyaran.

William Tanuwijaya, CEO Tokopedia yang melayani 2,7 juta pebisnis UKM, suatu hari dalam video acara Brand Adventure Indonesia mengatakan bahwa tidak semua pebisnis tersebut berhasil dalam usaha mereka di Tokopedia. Mereka yang berhasil adalah yang menjalani filosofi Bambu Runcing. Apakah itu?

  1. Keberanian
  2. Kegigihan
  3. Harapan

“Hanya mereka yang berani, terus gigih berjuang dan selalu mempunyai harapan, yang dapat berhasil,” ujar William. Tidak keliru jika mereka disebut ‘Wirausaha’.

From Nothing to Something Great
Pak Sudhamek, CEO dan entrepreneur terkemuka Indonesia, suatu hari pernah mengatakan demikian. “Entrepreneur adalah orang yang dapat melihat peluang, lalu menangkap dan melaksanakan peluang tersebut, serta mewujudkan peluang tersebut dengan berhasil.” Jadi, bukan hanya ‘melihat’ peluang tetapi mengusahakannya secara sungguh-sungguh hingga berhasil. From nothing to something great.

Saksi atas Lahirnya 700 Entrepreneur Pemula

Menjadi saksi bagi lebih dari 700 perusahaan startup, entrepreneur dan UKM Indonesia yang ‘lahir di Estubizi’, sungguh merupakan pengalaman yang menggembirakan. Dapat dibayangkan ada ribuan ide yang digagas, lalu dibahas dan kemudian mencoba untuk diwujudkan dalam suatu organisasi yang disebut PT atau CV.

Semua berawal dari mimpi yang diolah menjadi aksi. Meskipun hasilnya belum tentu berhasil karena banyaknya tantangan dan risiko, namun banyak pebisnis berani mewujudkan impiannya. Berani berbisnis.

Kini semakin banyak entrepreneur muda, wanita, profesional dan pensiunan yang datang ke ESTUBIZI Business Center & Coworking Space. Mereka juga ingin memulai usaha dan mempercayakan usaha itu untuk lahir di Estubizi.

Kami dengan senang hati menerima dan membantu agar bisnis semua pelanggan kami berhasil. Ini sesuai dengan Misi Estubizi: “Membantu bisnis startup, entrepreneur dan UKM Indonesia agar lebih berhasil.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.