fbpx

Ayo Gunakan Go-Pay Kamu di Estubizi Coworking Space

GOPAY GOJEK

Kabar Gembira! GO-PAY Sudah Menjangkau Industri Coworking Space Indonesia.

Apakah kamu sering menggunakan GO-PAY untuk transaksi layanan GO-JEK? Kini kamu juga bisa membayar semua layanan Estubizi Coworking Space dengan GO-PAY.

GO-PAY yang digunakan oleh sekitar 50%-60% pengguna aktif GO-JEK, mulai hari Rabu, 23 Mei 2018, juga dapat digunakan di Estubizi Coworking Space.

“Tahun 2018 adalah tahunnya GO-PAY. GO-PAY akan bisa digunakan untuk online dan offline, sehingga bisa digunakan seperti halnya cash. Di mana orang terima cash, orang terima GO-PAY,” ujar Nadiem, Founder GO-JEK dalam suatu pertemuan di akhir 2017.

GO-PAY telah memiliki basis nasabah yang cukup besar. Nadiem mengklaim, GO-PAY saat ini telah digunakan oleh sekitar 50-60 persen pengguna aktif Go-Jek. “Kami sekarang satu-satunya pemain digital terbesar yang punya digital wallet,” ungkap Nadiem.

Gunakan GO-PAY di Estubizi Coworking Space
Kamu bisa menikmati potongan 10% untuk semua layanan Estubizi Coworking Space di Jl. Wolter Monginsidi 71, Kebayoran Baru, Jakarta.

Estubizi adalah penyedia layanan coworking space pertama di Indonesia yang menerapkan pembayaran dengan GO-PAY.

“Tahun 2018 adalah Tahun Kolaborasi bagi Estubizi. Kami telah berkolaborasi dengan lebih dari 50 perusahaan dan individu yang mempunyai misi yang sama untuk memajukan startup, entrepreneur dan UKM Indonesia,” ujar Benyamin Ruslan Naba, Chief Entrepreneur Officer & Co-Founder Estubizi.

Misi Estubizi adalah membantu bisnis startup, entrepreneur dan UKM Indonesia agar lebih berhasil.

“Kolaborasi ini, melibatkan perusahaan yang bergerak di beragam bidang – termasuk GO-PAY – antara lain: notaris dan konsultan legal, konsultan brand dan marketing, web developer, e-commerce, hosting, platform sales dan komunitas, event management, training provider, resourcing, outsourcing, freelancer, software SDM dan akunting berbasis cloud, jasa kurir dan logistik, warehousing, percetakan, dan masih banyak lagi,” ujar Ruslan penuh semangat.

“Tujuan kolaborasi ini adalah untuk mengurangi tingkat kegagalan startup dan entrepreneur di masa awal mereka memulai usaha,” tandas Ruslan dalam siaran pers Estubizi hari ini.

“Startup, entrepreneur, UKM dan juga freelancer, harus didukung kegiatannya, karena sejatinya, mereka lah pahlawan ekonomi Indonesia, yang menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong industri kreatif negeri kita,” ungkap Benyamin Ruslan Naba alumni Andersen Consulting yang sekarang dikenal sebagai Accenture, perusahaan konsultan global.

Estubizi Business Center & Coworking Space yang berusia 9 tahun ini, mempunyai lebih dari 1.000 member Komunitas Estubizi. Mereka adalah individu, freelancer dan perusahaan startup, entrepreneur dan UKM beragam usia dan industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.